09 Jun

Demam bisnis toko online

Usahatoko.com. Toko online atau webstore tidak ada bedanya dengan toko-toko yang off line atau toko-toko yang biasa anda temukan di pinggir jalan atau di sekitar pasar, Namun yang membedakannya adalah toko online pangsa pasarnya bisa beribu kali lipat dengan pangsa pasar toko ofline. Kenapa bisa begitu. Jika anda membuka kios rokok di pinggir jalan maka yang beli bisa di pastikan adalah orang yang lalu lalang tiap hari di sekitar kios anda. Atau  mungkin orang yang jaraknya jauh dari kios anda dan kebetulan lewat kesitu.

Namun jika anda membuka kios roko secara online maka kios toko anda bisa di buka oleh orang yang ada dimana saja. Namun maraknya toko online saat ini jangan lantas membuat anda ikut-ikut membuat toko online. Anda harus bertanya kepada diri anda apakah anda sudah membutuhkan toko online atau belum, jika anda sudah membutuhkannya maka selanjutnya adalah persiapan materi bahan atau barang untuk di jual, jika materi atau bahan sudah siap selanjutnya adalah mencari jasa pembuatan toko online yang betul-betul sudah berpengalaman. Saya sarankan anda membuat toko online di https://www.usahatoko.com kami memiliki alamat yang jelas, dengan pengalaman di dunia online sejak tahun 1998, juga kami akan membimbing anda sampai mahir mengelola toko online anda.

Tentunya anda tidak sendirian saat ini jutaan sudah toko online bertebaran di luasnya samudra dunia maya. Diantaranya tidak sedikit toko online yang menjual barang-barang tertentu yang berupa scam (penipuan). Di Indonesia saat ini tantangannya adalah kecilnya tingkat saling percaya antara penjual dan pembeli. Namun ini bisa di mengerti, karena kita masih belum terbiasa dengan berbelanja secara online.  Peluang dan pangsa pasar di indonesia hampir sama dengan jumlah peluang dan pangsa pasar dari 10 negara di eropa jika di jadikan satu. Artinya kita tidak memiliki persaingan yang berat, jika melihat pangsa pasar lokal saja. Namun tantangannya hanya satu, saat ini mungkin kurang dari 5% saja penduduk indonesia terbiasa dengan belanja online.

Namun dengan pesatnya Informasi tekhnologi dan munculnya generasi baru yang penuh dengan nuansa gadget. Maka harapan membuat toko online tetap memiliki peluang yang bagus. Jika saat ini Indonesia masih di Dominasi oleh orang usia 25-50 tahun yang secara usia mereka mayoritas tidak begitu antusias dengan keberadaan toko online. Maka generasi di bawahnya adalah generasi yang lapar dan haus dengan hal yang bersifat online. Mereka mengannggap jika ada teman dan sahabat yang belum pernah belanja secara online, mereka akan bilang bahwa teman tersebut adalah gaptek.

Jadi maraknya dan menjamurnya bisnis toko online saat ini targetnya ada di 5-10 tahun kedepan dimana saat itu orang lebih memilih berbelanja secara online ketimbang berbelanja kepasar offline yang justru banyak menguras tenaga dan waktu.

No ratings yet.

Please rate this



Share this

Leave a reply